United Tractors (UNTR) berencana produksi sasis bus secara CKD

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. PT United Tractors Tbk (UNTR) selaku Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) Scania di Indonesia dalam waktu dekat akan kembali memasarkan sasis bus K360IB 4X2. Penjualan sasis bus yang masuk ke dalam kategori premium ini sebelumnya sempat terhenti akibat tingginya bea masuk yang dikenakan.

Untuk menyiasati hal tersebut, anak usaha dari Astra Group ini berencana memproduksi sasis bus K360IB secara completely knock down (CKD) di pabrik United Tractors di kawasan Cakung, Jakarta Timur.

“Jadi kami mau buat versi CKD-nya untuk sasis bus K360IB 4X2, saat ini masih proses trial, tentunya untuk menekan harga ya, kemarin terhenti karena bea masuk mencapai 50%” kata Direktur Marketing United Tractors Loudy Irwanto Ellias kepada Kontan.co.id Senin (3/12).

Sebagai informasi, sejumlah chasis bus Scania yang dipasarkan di Indonesia diproduksi di pabrik yang berada di Sodertalje, Swedia baru kemudian diimpor utuh alias completely built up (CBU) oleh United Tractors. Hal tersebut tentu membuat harga jual sasis bus Scania di Indonesia menjadi kurang kompetitif dibanding kompetitor.

Nantinya, harga jual sasis bus K360IB akan mengalami penyesuaian dari harga di tahun 2017. “Ya nantinya harganya akan lebih tinggi sedikit, dari harga sebelumnya, tapi sedikit sekali tidak terpaut jauh,” kata Loudy.

United Tractors sebelumnya membanderol sasis bus K360IB 4X2 di kisaran harga Rp1,2 miliar off the road. Harga tersebut bervariasi mengingat sasis bus ini ditawarkan dalam dua jenis transmisi manual Comfort Shift dan Otomatis Opticruise.

Sasis bus K360IB 4X2 merupakan chasis berjenis modular space frame yang panjangnya bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing operator bus. Selain itu jenis chasis ini juga mampu memberikan ruang bagasi lebih luas dibandingkan chasis konvensional berjenis ladder frame. Chasis ini ditenagai oleh mesin DC13 berkapasitas 13.000cc yang mampu menyemburkan tenaga hingga 360 horse power (hp).

Sasis bus ini juga dilengkapi dengan teknologi canggih untuk menunjang keselamatan dan kenyamanan penumpang seperti suspensi udara yang bisa diatur oleh pengemudi, anti-lock brake system (ABS), electronic brakeforce distribution (EBD), retarder brake, hingga cruise control.

Sasis yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 2013 ini telah dipakai oleh sejumlah operator bus yang tersebar di Pulau Jawa, Bali, Sumatera, hingga Sulawesi.
Di Indonesia sasis bus ini berkompetisi ketat dengan sasis bus Mercedes Benz O500R 1836 yang sama-sama mampu memuntahkan tenaga sebesar 360 hp dengan berat kotor atau Gross Vehicle Weight (GVW) 18 ton. Sasis bus yang dipasarkan oleh PT Daimler Commercial Vehicle Indonesia ini juga penjualannya sempat terhenti beberapa saat di tanah air.

Reporter: Rezha Hadyan
Editor: Azis Husaini

Reporter: Rezha Hadyan
Editor: Azis Husaini
Video Pilihan