Domba Garut merambah pasar ekspor Uni Emirat Arab

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Tahun ini, Indonesia mulai mengekspor domba Garut ke Negara Persatuan Emirat Arab (Uni Emirat Arab). Merujuk pada sales contract yang telah ditandatangani pada tanggal 26 Oktober 2018 antara PT Inkopmar Cahaya Buana dengan pihak importir di Negara Persatuan Emirat Arab.

Kesepakatan menyebutkan bahwa Indonesia akan memenuhi permintaan domba Garut sebanyak 300 ekor dengan nilai potensi ekspor sekitar Rp 3,04 miliar.

I Ketut Diarmita selaku Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan mengatakan, sejauh ini domba asal Garut sudah memenuhi Lebih lanjut Ia tekankan bahwa secara teknis kesehatan hewan, domba Garut yang akan diekspor juga dipastikan telah memenuhi persyaratan kesehatan hewan yang dibuktikan dengan Sertifikat Veteriner.

“Dari aspek status populasi, ekspor domba Garut ini telah dinyatakan aman oleh Komisi Ahli Perbibitan. Pengeluaran domba Garut ini juga mengacu Permentan Nomor 19 Tahun 2012, tentang persyaratan mutu, benih, bibit ternak dan sumber daya genetik hewan,” kata Ketut kepada Kontan.co.id, Selasa (4/12).

Sertifikat Veteriner adalah sebagai bentuk penjaminan pemerintah terhadap pemenuhan persyaratan kelayakan dasar dalam sistem jaminan kesehatan hewan berdasarkan hasil serangkaian pemeriksaan/ pengujian kesehatan hewan sesuai dengan persyaratan negara tujuan.

Fini Murfiani selaku Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan menyampaikan, ekspor perdana domba ke negara Persekutuan Emirate Arab ini membuktikan bahwa sebagai bangsa yang besar Indonesia memiliki berbagai ragam ternak.

Selain itu, ekspor ini juga membuktikan bahwa Indonesia mampu mengisi pasar di luar negeri, sehingga diperlukan peran para peternak sebagai produsen. Sebagai nilai tambah, bila mereka dapat mengoptimalkan usahanya maka peluang ekspor akan semakin besar.

“Dengan terbukanya ekspor, akan membuat mendorong peternak meningkatkan kuantitas maupun kualitas ternak potong siap ekspor dan bersaing dengan negara lain. Ke depan kita dorong agar ekspor kambing dan domba dalam bentuk karkas dan bahkan olahan sehingga nilai tambahnya semakin besar”, kata Fini.

Reporter: Kiki Safitri
Editor: Yudho Winarto

Reporter: Kiki Safitri
Editor: Yudho Winarto
Video Pilihan